Apa tadi Arga sudah memakannya. Karena itu makanan aku buatnya terburu-buru sekaligus itu makanan pertama yang aku buat semoga saja dia suka. Setidaknya aku bisa mengambil hatinya nanti. agar dia tak terlalu marah-marah lagi. Gumam Yeri penuh percaya diri. Dia berjalan masuk ke dalam kantor. Hari ini dia harus naik taksi sndiri . Meski menikah dengan orang kaya. Bahkan dirinya tak terlihat kaya. Arga juga begitu, dia membiarkan dirinya untuk berjalan sendiri mencari taksi tanpa harus susah payah mengantarnya. Tapi itu sudah keinginan Yeri. Lagian dia juga tak.mau di antar olehnya. Takut jika dia tahu tempat kerjanya. Maka laki-laki gila itu terus datang menemuinya. Tak hentinya Yeri berjalan cepat dan terus menatap jam tangan coklat yang melingkar di tangannya. "Astaga.. Aku sudah te

