Pergi di Malam Pertama

1266 Kata

Akhirnya selesai sudah ijab kabul pernikahanku, kini aku berdiri di atas pelaminan bersama seseorang yang bukan wanita impianku, menyambut uluran ucapan selamat dan doa dari para tamu yang hadir. Tak kusangka ternyata resepsi pernikahannya sangat mewah, Ibu benar-benar hebat dapat mewujudkannya dalam waktu seminggu. Bahkan aku saja tidak sadar bisa berada disini secepat ini seakan semua sudah terkoordinisir dengan baik. Gadis bernama Cahaya yang telah resmi menjadi istriku tampak bahagia dan tersenyum cerah. Berbeda terbalik denganku yang merana menerima nasib ini dengan pasrah. Ini malam pertama kami. Aku sengaja berlama-lama dibawah menemani sanak saudara yang masih berkumpul dan bercengkerama untuk menuntaskan kerinduan. Karena esok semua akan kembali seperti semula. Mereka pulang ke t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN