Aku terbangun mendengar suara getaran dari ponsel yang berada di nakas. "Hoam ...!" Menguap. Mata ini masih berat untuk dibuka. Segera kuraih ponselku. Ada tiga pesan masuk ke aplikasi chat yang populer banyak dipakai orang sekarang. Dua dari Mas Bintang dan satu dari Fajar--adikku. Aku membukanya. Pesan pertama yang k****a dari Fajar karena terlihat paling atas. [Tunggu sore ya Kak, kejutanmu datang, semoga suka. Pasti suka karena kejutannya dariku.] Aku tersenyum membaca pesan Fajar. Ada-ada saja, adikku itu. Makin penasaran jadinya. Pesan kedua kubuka, dan itu dari Mas Bintang. [Dek, Mas nggak bisa lama-lama.] Aku mengernyitkan dahi. Sejak kapan Mas Bintang memanggilku begitu? Senyumku lenyap seketika. [Bilang padanya nanti malam Papa kesana.] Kulihat pesan tersebut terkirim

