32. Pembatalan Pernikahan.

1355 Kata

"Bugh!" Satu pukulan mendarat di tulang rahang Kalvian. Semua lantas kaget dengan tindakan Lukman. Namun putra Alvaro itu sudah siap, jika kejadian ini akan terjadi. "Jangan main kekerasan Pa! Apa dengan membuat babak belur Kalvian aku tetap akan dinikahi?" Pertanyaan Vira membuat Lukman menghentikan aksinya. Tatapan marah lelaki yang seumuran dengan Alvaro itu melemah. Melepas cengkraman kerah kemeja Kalvian kemudian menatap intens Vira. "Kamu sudah tahu lebih dulu, kalau Kalvian membatalkan pernikahan?" tanya Lukman kepada putrinya. Vira mengangguk menatap sendu ke arah papanya. Sedangkan Alvaro masih diam mengamati Lukman. Kalvian hanya mengusap pelan wajahnya yang terasa nyeri. "Apa keputusanmu sudah bulat, Kalvian?" tanya Lukman dengan tatapan marah. "Saya tidak bercanda dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN