"Apa tidak sebaiknya Vira dibebaskan saja?" tanya Senja dengan nada takut. Diam, Kinan hanya bisa diam tak berani memberikan jawaban. Hingga suara Senja kembali menginterupsi. "Mama ...?" "Sayang, semua sudah diurus oleh Papa dan Abang. Kamu tahu kan, Vira bertindak fatal?" Senja mengangguk lemah. Tetapi dia ingin menolong Vira agar bebas dari hukuman. Setidaknya, wanita itu tidak punya dendam kepadanya. "Bagaimana kalau dia semakin dendam kepadaku, Ma?" tanya Senja menatap sendu ke arah Kinan. "Orang seperti Vira, harus diberi pelajaran agar tidak semakin menjadi. Siapa yang akan menjamin kalau dia tidak akan jahat lagi kepadamu, Nak?" Senja terdiam, mencoba mencermati ucapan mamanya. "Mama dan Papa tidak ingin lagi melihat kamu terbarimg koma dengan alat bantu kesehatan, Nak. Bi

