49. Bali.

1492 Kata

Perjalanan udara selama dua jam ke Bandara Ngurah Rai Bali, akhirnya selesai. Keluarga Alvaro semua mengucap syukur karena selamat sampai tujuan. Senja yang masih tertidur di pelukan Kalvian pun belum membuka mata. "Senja tidur!' Kalvian memberitahu Mamanya kalau Senja masih memejamkan mata. "Bangunin gih!" Kinan mendekat ke arah dua anaknya. Kalvian mulai menepuk pelan pipi Senja sambil memanggil pelan namanya, hingga mata wanita cantik itu mulai terbuka. "Sudah sampai ya?" tanya Senja dengan suara serak dan mulai membenarkan duduknya. "Ayo kita turun!" Kalvian yang sudah berdiri dan menggendong tas ranselnya, mengulurkan tangan ke arah Senja. Senja menerima uluran tangan itu sambil memakai tas selempangnya. Cuaca sore yang sedikit adem. Karena sekitar jam lima mereka tiba di Bali.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN