Altair tersenyum kecil menatap istrinya yang tengah bercengkrama dengan teman-teman perempuannya. Sampai juga pada hari ini. Hari di mana dia benar-benar memiliki Vega dalam hukum ataupun agama. Saat dia mencoba menyampingkan segala masalah yang ada dan hanya fokus pada hari bahagianya. Tepuk tangan yang perlahan mendekat membuatnya menoleh ke sumber suara. “Sayang sekali kita hidup di dunia nyata. Di mana penjahatlah pemenangnya. Selamat Altair, kau berhasil mendapatkan Vega,” Orion mengigit bibir bawahnya seraya menghentikan tepukan tangannya. Mata pria itu sembab dengan pakaian yang terlihat tidak minat sama sekali datang ke pernikahan. Altair tahu Orion mengajak Vega untuk kabur dari pernikahan ini. Itu alasan kenapa Orion tampak tidak minat menghadiri pernikahan ini, karena past

