"Sampai sekarang aku masih bingung. Ya...walau senang pasangan mu adalah Altair. Tapi apa yang membuat mu pisah dengan pasangan mu, padahal belum lama pacaran? Biasanya waktu awal pacaran itu masa yang paling manis." Vega melirik sekilas Lyra yang tengah duduk di pinggiran ranjangnya, sebelum kembali memeluk guling dengan pandangan mengarah keluar jendela kamarnya. "Kami ada masalah," jawab Vega singkat. "Masalah yang serius?" "Dia menyukai perempuan lain, yaitu mantan kekasihnya Altair, bahkan sudah menyatakan perasaan ke Karina. Mana mau aku dengan lelaki seperti itu?" Penuturan yang terdengar menyesakan itu. Lyra langsung membalikan tubuh adik satu-satunya agar Vega menghadap ke arahnya. "Kau bohong ya? Kau itu definisi sempurna, masa dia sebodoh itu meninggalkan perempuan seperti

