Altair mengenakan kembali pakaiannya, namun di rasa sudah terlihat kusut, dia mengambil pakaian yang lain, sementara Vega masih duduk di pinggir ranjang dengan hanya tertutupi selimut tebal. Sesekali matanya melirik Vega, perempuan itu tampak sedang mengusap pergelangan tangannya yang memerah karena hasil perbuatan Altair. Lalu Vega mengoleskan sesuatu ketangannya untuk menyamarkan bekas kemerahan. Pandangan Vega kosong, seolah sudah biasa dengan perlakukan Altair selama ini. Vega ingin kabur namun sudah berada pada puncak pasrah sebab perempuan itu tahu, kemana pun akan kabur, Altair pasti dengan mudah menemukannya. Itu yang Altair tangkap mengenai Vega. "Kau tidak banyak melawan ya sekarang?" Dengan pakaian yang sudah lengkap. Altair menghampiri Vega, duduk di samping perempuan itu.

