“My queen heart kau-” Evelyn mengikuti arah pandang manik abu-abu pada ujung kakinya. Dari tadi ia tak menyadari bahwa kini kakinya bisa berdiri sempurna. “Aku.. aku sudah bisa jalan lagi Ethan. Aku tidak percaya ini,” Rasa tak percaya menghampirinya bahwa kini ia sudah benar-benar sembuh. “Ohh my queen heart,” Memeluk erat tubuh Evelyn sampai-sampai tak menyadari Evelyn kesulitan bernafas. “Sorry, aku terlalu bahagia,” Kembali dipeluknya tubuh Evelyn. “Aku tidak percaya aku bisa jalan lagi Ethan. Sungguh ini mukjizat Tuhan,” Beberapa detik kemudian Evelyn merasakan tubuhnya bagaikan melayang di udara. “Turunkan aku!” Membuat langkah kaki terhenti. “Tidak mau,” “Semua mata memandang ke arah kita. Aku malu!” “Abaikan saja,” Evelyn tetap kekeh pada keingi

