Lorong penginapan milik Fogus memang didesain secantik mungkin, beberapa lentera terpasang dengan simetris berhiaskan motof kayu yang melengkung seperti bunga. Lantainya bahkan dilapisi karpet premium yang tentunya jika dipijak akan terasa hangat dan lembut. Selain itu aroma yang dipancarkan pun berfariasi dan berbeda di setiap lorong. Kali ini Barel mencium adanya aroma lavender di sekitarnya. Laki-laki tersebut terlihat melirik sosok assassin yang tidak ia ketahu namanya sedang berjalan beriringan dengannya. Barel tersenyum simpul. Selain pandai meracik kopi, ternyata perempuan in juga sangatlah cantik dan harum. Mungkinkah aroma lavender berasal darinya? Entahlah, mungkin juga benar. Barel pun mulai membuka suaranya. “Kau seornag assassin ya??” Perempuan tersebut pun menoleh dan terse

