Barel berjalan cepat ke kamarnya. Wanita assassin itu ternyata mengetahui apa yang dirinya dan Justin lakukan dinpenginapan ini. Ia berjalan menyusulir lorong dan tidak sengaja menubruk tubuh seseorang. Barel yang awalnya memaki-maki pun segera terdiam tatkala menyadari siapa orang yang baru saja ditabraknya. “Kau baik-baik saja?” ucap orang yang bertabraksn dengan Barel. Orang tersebut tidaklah tumbang seperi Barel yang memang berbadan kecil, malah terlihat semakin gagah dan menakutkan jika berhadapan dengan Barel seperti ini. “Ah, tidak aku yang salah karena tidak melihat jalan dan terburu-buru.” Barel berusaha untuk tidak menatap mata orang yang ditabraknya, karena orang itu adalah salah satu dari pengembara selain perempuan assassin yang ia kira begitu polos dan tidak mengetahui apa

