Kinan, aku sudah tidak sanggup lagi. Kinan membaca pesan yang baru saja masuk ponselnya. Ia menekan tombol panggilan dan menunggu, namun panggilannya tidak terjawab. Jam yang sudah menunjukkan pukul dua malam saat ia memutuskan untuk menelepon kedua orangtuanya untuk datang ke rumah dan menjaga Raihan yang sedang tidur lelap di sebelahnya. Ia juga menelepon Samuel dan memberitahu pesan yang di kirim Sandra. “Mungkin dia tidak pergi ke mana- mana.” kata Kinan saat berbicarara dengan Samuel melalui sambungan telepon. Ia bergegas menuju apartemen Sandra saat kedua orangtuanya sampai di rumahnya. Ia menyusuri jalanan yang lenggang. Ia menekan pegal gas dalam- dalam. Berharap bisa segera sampai di tujuannya. Samuel sampai lebih dulu, ia naik ke unit Sandr

