Kara : Apa isi hadiahnya? Petra tersenyum membaca pesan yang baru saja masuk ke ponselnya. Ia menatap kotak hadiah yang baru saja di bukanya. Petra : Aku akan memberikannya untukmu besok. Kara : Kamu hebat karena bisa menang. Petra : Aku sering memainkan permainan itu bersama Kamila. Deg, Petra merasa menyesal mengetikkan pesan itu. Lebih menyesal lagi saat pesan itu langsung tebaca oleh Kara dalam beberapa detik setelah terkirim. Petra menunggu, namun pesan balasan tak lagi masuk ke ponselnya. Ia merebahkan tubunnya di ranjang dan menatap langit- langit kamarnya. Ia seharusnya tak mengatakan itu pada Kara. Ia seharusnya tak terus menerus membicarakan Kamila di depan gadis itu. Ia tak tahu persis bagaimana pe

