Teman

1812 Kata

"Tunggu dulu!" teriak Angga yang berlari saat melihat Bara beranjak dari duduknya. Ia sudah mencari Bara ke banyak tempat, di kelas, di kantin, di taman, tapi lelaki itu tak ada. Bara berhenti sejenak karena Angga menahannya. Kemudian ia menatap sinis dan bertanya apa perlu Angga dengannya. Sementara Angga merasa lega saat menemukan Bara di belakang sekolah. Seperti dugaannya, di sana adalah tempat terakhir pencarian Angga, karena Bara memang langganan di belakang sekolah. Sejenak Angga memandangi tempat itu. Rumput hijau yang tumbuh di beberapa bagian, juga satu kursi memanjang di sana. Angga mengenang tempat itu, karena di situ pertama kali ia berkelahi dengan Bara. Angga dan Bara berdiri dalam jarak dekat. Untuk sesaat tak ada yang berbicara hingga hening yang membuat Bara bosan kare

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN