Arimbi tidak dulu diberitahu, bahwa dirinya akan diadopsi. Nyonya Agni lebih dulu meminta persetujuan Rodiah, yaitu selaku bibinya Arimbi, keluarga satu-satunya Arimbi. "Bagaimana ... Apa Bibi setuju dengan keinginan saya?" tanya Nyonya Agni pada Rodiah. Jujur, Rodiah saat ini sedang dilema. Dia senang bahwa Arimbi akan diangkat oleh keluarga berada. Lebih tepatnya, majikannya sendiri. Tapi, bagaimana jika Arimbi menolak. "Sebenarnya saya sangat senang dengan keinginan Nyonya. Saya juga terkejut dengan keinginan Nyonya. Tapi, bagaimana jika Arimbi tidak mau?" Rodiah berucap dengan hati-hati. "Boleh saya tanya sesuatu?" sambung Rodiah. Nyonya Agni mengangguk, "Ya ... Silakan!" "Kenapa Nyonya ingin mengangkat Arimbi sebagai anak? Bukankah Nyonya baru mengenalnya? Juga ... Apa ini tidak

