Hati Yang Telah Mati

1123 Kata

Abimanyu menghentikan mobil dan memarkirkannya di pinggir jalan. Ia mengunci pintu mobil agar Tara tak keluar begitu saja dan meninggalkannya sebelum ia mengucapkan apa yang ia ingin katakan pada wanita itu. Abimanyu menoleh pada Tara yang bersedekap dan menatap lurus ke depan, wanita itu terlihat tak sudi menoleh padanya. “Ra … nggak mungkin aku turunin kamu begitu aja di mall. Kalau memang mau ke mall depan, kita pergi bareng. Nggak mungkin kita pergi bareng dan pulangnya pisah-pisah, kan?” Abimanyu menatap Tara kesal, “Apa yang akan mama pikirkan nanti?” Tara memutar mata jengah. Ia tak tahu apa yang Abimanyu coba lakukan. Bukankah harusnya mereka saling menjauh, tak lagi mempedulikan urusan masing-masing. Harusnya mereka mengakhiri semuanya lebih awal agar siap untuk perpisahan yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN