Pelakor Adalah Tempat Sampah

1201 Kata

Dania merenggangkan tubuh begitu menyelesaikan pekerjaannya, sementara Tara masih tampak fokus dengan komputer di hadapannya. Sesungguhnya, Tara hanya ingin menyibukkan diri, ia bahkan membuat laporan mingguan yang harus dikirimkan dua hari lagi agar bisa mengalihkan pikirannya. Ia tak ingin memikirkan tentang Dania ataupun Abimanyu. Dania melirik Tara, lalu mengambil ponsel di mejanya. Ia tersenyum begitu melihat caller id yang tertera di sana. Dania mengangkat panggilan seraya pergi meninggalkan meja. Tara tak kuasa menahan diri untuk tak mengikuti gerak-gerik Dania. Ia bisa menebak, mungkin Abimanyu yang menghubungi wanita itu. Keduanya pasti ingin merayakan perpisahan mereka. Tampaknya perceraian memang harus dirayakan, begitu juga dengan orang yang menyebabkan perceraian itu terjadi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN