Kau yang Tak Berhak Lagi

1206 Kata

Senyum masih menghiasi wajah Tara saat ia kembali ke mobil. Wanita itu duduk dengan santai di kursi penumpang dan mengabaikan tatapan kesal yang Abimanyu lemparkan padanya. Tara menganggap lelaki itu tak ada, sebagaimana pria itu mengabaikannya dulu. Bukankah sepasang orang asing tak perlu saling mendekatkan diri? Lebih baik saling menjauh agar tak lagi saling menyakiti. Tara tak mau terluka lagi karena cintanya yang bertepuk sebelah tangan. “Jadi … sekarang aku adalah mantan suamimu?” Abimanyu masih menatap Tara penuh amarah. Lelaki itu bahkan tak mau menyembunyikan rasa marah yang begitu kentara dari nada suaranya. Tara menoleh ke arah Abimanyu dan tersenyum manis, tak merasa terganggu ataupun peduli dengan amarah yang lelaki itu tunjukkan padanya. Tak ada lagi yang bisa mempengaruhi h

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN