Ketiga orang itu sudah duduk menempati bangku yang berada di balik meja persegi. Berbagai makanan khas Indonesia telah tertata rapi di sana. Soto ayam dan perkedel yang menjadi menu kesukaan Tara menjadi salah satu makanan yang tersedia di sana. “Makan yang banyak, Ra. Mama udah suruh Bu Sari masakin semua makanan kesukaanmu. Pokoknya harus dihabiskan, nggak boleh diet-dietan lagi.” Tara tersenyum dan mengusap tangan mertuanya yang berada di meja. “Iya, Ma. Beres … Tara akan habiskan semua makanan yang ada di sini dengan dibantuin Mas Abi. Ya kan, Mas?” Tara menoleh pada Abimanyu, pria itu langsung tersenyum dan mengangguk setuju. “Mama harusnya nggak usah masak sebanyak ini. Mama kan masih belum begitu sehat. Kita bisa beli makanan di luar. Sekali-kali beli makan di luar juga nggak pa-

