Ikut Menghilang

1198 Kata

Hari terakhir di Sydney, Australia. Kota yang menjadi saksi bisu kebahagiaan Diana dan Sean, menyimpan jejak-jejak cinta mereka di setiap sudutnya. Di sebuah kamar hotel dengan pemandangan langsung ke Opera House yang megah, pasangan itu masih melanjutkan pergumulan terakhir mereka di negeri kanguru, sebelum kembali ke rutinitas di Indonesia. Tujuh hari dua puluh empat jam terasa seperti sekilas mimpi bagi Diana dan Sean. Waktu, seperti pasir di sela-sela jari, terlalu cepat mengalir bagi mereka yang sedang dimabuk asmara. Dalam minggu penuh gairah itu, waktu tak lagi punya arti; bercinta menjadi bahasa yang mereka pahami tanpa perlu kata-kata. “Hhh… hhh… hhh…” Sean merebahkan tubuhnya di samping Diana, yang terkapar lemas, napasnya masih terengah akibat ulah Sean yang seolah tak mengena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN