Hukuman (02)

1691 Kata

Jazlyn memejamkan mata, meratap dalam hati dengan sejuta kepedihan. Dia dipaksa menyaksikan Putri Agie dicambuk. Cambuk yang digunakan oleh bawahan Alastair adalah sebuah cambuk dari logam khusus yang materialnya lembut dan dingin, tetapi jika digunakan berubah tajam, kuat, dan bisa dikatakan mengoyak apa pun yang ada di bawahnya. Jazlyn yakin cambuk itu pasti dialiri kekuatan sihir. Dalam enam cambukan pertama, seluruh pakaian Putri Agie nyaris terkoyak semua. Hanya ada warna semerah darah yang melingkupinya. Saat cambukan itu sampai di hitungan ke sembilan, Putri Agie, Putri Klan Putih yang dianggap memiliki kekuatan yang baik, tak lagi sanggup menahan kesadaran dan pingsan. Namun, Alastair masih saja tak memiliki belas kasihan. Bahkan dengan keadaan Putri Agie yang menyedihkan, hukuma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN