Latihan

1230 Kata

Jazlyn menatap Ernes yang berjarak sepuluh meter dari posisinya berdiri. Sikap Ernes tenang, matanya menyorot datar. Sore ini langit tampak cerah. Awan putih menggantung dengan sentuhan biru yang menawan. Udara sore cukup sejuk sehingga membuat dedaunan menari indah tanpa tempo. Pagi setelah Alastair melumpuhkan Jazlyn, lelaki itu berjanji akan mulai melatihnya dengan intensif. Jazlyn yang saat itu masih sulit bergerak, hanya bisa memandang Alastair datar dan tak terlalu banyak berharap. Jazlyn yak yakin dia sanggup pulih normal dalam satu hari. Namun, lagi-lagi Alastair mengejutkan Jazlyn. Hanya berselang dua jam setelah Jazlyn terbaring tanpa daya di atas ranjang, ia mulai merasakan kekuatannya kembali seperti semula. Jazlyn bisa bergerak dengan mudah, tanpa halangan. Tubuhnya tak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN