"Kusut amat mukamu Nar?" tanya Puspa yang baru saja pulang kerja. "Iya belum sempat disetrika Pus." jawab Kinara asal. Wajahnya tak menoleh sama sekali, masih menekuri ponsel yang layarnya sudah kembali gelap. Setelah panggilan telepon dari sang ibu yang menanyakan kabarnya berakhir. "Serius non," gerutu Puspa mulai jengah. "Ada masalah dirumah?" "Bukan." Kinara menggeleng lemah dan menegakkan posisi duduknya, menjadi berhadapan dengan Puspa. Gadis itu masih ragu tepatkah jika ia bercerita pada sahabatnya ini. Namun ia juga butuh pendapat orang lain mengenai pertemuannya dengan Wenny tadi siang. "Lha terus?" desak Puspa. "Aku tadi ketemu mbak Wenny Pus." akhirnya Kinara memutuskan untuk bercerita. "Sopo maneh (*siapa lagi)?" "Istrinya mas Ajisaka." Uhukkk.... Uhukkk.... Sontak Pu

