45 | Keputusan Ajisaka

1714 Kata

◦•●◉✿◦♥◦✿◉●•◦ Willy melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh setelah mendapat telpon dari Amira. Rumah Kinara tentu saja yang menjadi tujuannya. Gegas membuatnya tak menghiraukan bahwa ia kini hanya mengenakan celana pendek dan singlet polos. Beruntungnya jalanan sepagi ini tak terlalu padat, sehingga tak memakan waktu lama untuk sampai di rumah dengan nuansa kuning lembut itu. Begitu sampai di halaman rumah Kinara yang terbuka, ia semakin yakin jika tengah terjadi sesuatu. Karena pria itu melihat pak Mus yang tadinya sedang mencuci mobil, berlari tunggang langgang masuk rumah. "Pak Musss.." teriak Willy begitu keluar dari mobil. "Den Willy." jawabnya dengan nafas satu-satu ketika sampai di teras. "Wenny disini?" "Iya den, tapi barusan kok saya denger ada teriak-teriak minta tolong

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN