34. Ingatan Kacau Balau

2027 Kata

Aditya menengok Bima di ruangannya. Kondisi Bima tidak berbeda jauh dari kondisi Rengganis. Berbagai alat kesehatan dan selang melekat di tubuhnya. Aditya melangkah dengan hati-hati, mendekat ke samping ranjang. "Kenapa hanya nama kamu yang Rengganis sebut di sela mimpinya?" ucap Aditya mengawali obrolannya dengan Bima yang sedang terbaring tak berdaya. "Ranis betul-betul mencintai kamu," lanjutnya seraya tersenyum getir. Aditya tidak ingin berlama-lama di ruangan Bima, karena dia harus segera kembali ke ruangan Rengganis. Berharap suatu keajaiban terjadi. Saat Aditya berbalik badan, lengannya dicekal oleh Bima. Langkahnya terhenti lalu menoleh untuk melihat kondisi Bima. Kedua mata Bima seperti sedang berusaha untuk terbuka. "Tolong jaga Ranis," ucap Bima terbata-bata, la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN