Kelas 2 ruang kelas 6, adalah ruangan yang di tempati Hyunjin dan kedua sahabatnya Lee Know dan Felix. Ketiga orang itu adalah orang-orang arogan yang di penuhi ambisi tidak baik. Mereka bertiga adalah tukang pembuat onar di sekolah. Kasus terparah yang pernah mereka lakukan adalah merundung orang sampai bunuh diri.
Atas kejadian itu, ketiganya hanya mendapatkan skors selama satu minggu, karena tidak adanya bukti yang valid bahwa mereka yang membuat salah satu siswa di sekolah itu bunuh diri. Bukan hanya karena kurang bukti, tapi ketiganya merupakan anak dari para petinggi negara, yang sangat berpengaruh pada sekolah dan segalanya. Banyak orang yang tahu rincian kejadian sampai siswa itu bunuh diri. Dan Hyunjin yang juga merekam semua yang bisa mendapatkan informasi minimal di keluarkan dari sekolah. Tapi walaupun begitu, tidak ada yang berani membeberkan faktanya. Semuanya bungkam, tidak mau menjadi korban dari kekejaman para penguasa negara.
"Gue gak pernah punya masalah sama idol idol itu, tapi gue ngerasa gak suka sama mereka" kata Hyunjin sambil menyesap rokoknya di temani Lee Know dan Felix di gudang belakang sekolah yang sepi namun sejuk, karena gudangnya menghadap ke hutan sekolah yang terawat.
"Itu tanda, kalau bentar lagi Lo bakal punya masalah sama mereka" tebak Lee Know.
"Gara-gara?" Tanya Felix.
"Ikut campur?" Kata Lee Know.
"Ikut campur? Mereka bukan orang-orang kek gitu. Walaupun bener kayak gitu, tapi mereka pasti sayang sama pekerjaannya. Kita semua tahu pekerjaan sebagai idola tuh udah yang terbaik di Korea. Bahkan kalau nasibnya lebih bagus, bisa di kenal semua orang di setiap Penjuru dunia. Kalau mereka macem-macem, siap-siap aja di tendang agensi. Dan itu gak mungkin, sampai di titik debut resmi jadi idol gak semudah itu, dan mana mungkin mereka mau bertaruh cuma gara-gara ikut campur sama para pembuat onar kayak kita hahahaha "Felix tertawa renyah.
"Lo mantan trainee yah? Sampe hafal banget Lo" kata Hyunjin.
"Sempet di tawarin agensi, cuma gak mau gua. Gak asik, masa muda gua kayak terenggut. Orang tua udah kaya, ngapain kerja sampe gak ngerasain indahnya masa muda" kata Felix.
"Saya rasa begitu, Man" jawab Lee Know setuju.
"Oke balik lagi, ikut campur gak mungkin nih yah. Mungkin bisa jadi gara-gara hubungan percintaan?" Kata Lee Know menyambung topik sebelumnya dan langsung melihat ke arah Hyunjin.
"Percintaan?" Felix berfikir sedangkan Hyunjin diam dan Lee Know tersenyum sekilas.
"Iya" Jawab Lee Know.
"Maksudnya cewek yang deket sama idol idol itu adalah cewek yang di suka sama..... What? Lo suka juga sama Saerom?" Tanya Felix kepada Hyunjin. Membuat Lee Know dan Hyunjin saling tatap.
"Juga?" Tanya Hyunjin menaikkan satu alisnya.
"Lah iya. Emang Lo gak tau Saerom suka sama Lo?" Tanya Felix dan Hyunjin diam Lee Know hanya tersenyum.
"Astagaaaa ngakunya leader geng, tapi kudet banget. Nih yah gue kasih tau. Hampir semua anak-anak kelas 2 tau kali, atau bahkan fans-fans Lo dari kelas kelas 1 atau kelas 3 juga ada yang tau kalau Saerom suka sama Lo. Dan Lo juga emang sering nyapa dia kan kalau ketemu." Jelas Felix.
"Lah? Emang iya?" Tanya Hyunjin pada Lee Know.
"Apanya?" Tanya Lee Know.
"Saerom." Jawab Hyunjin lagi.
"Iya. Gua kira selama ini Lo tau dan cuma pura-pura gak tau aja karena buat ngejaga perasaan Saerom karena Lo suka sahabatnya." Jawab Lee Know.
"What the f**k. Sahabatnya? Maksudnya Lo suka Seoyeon? Bukan Saerom?" Tanya Felix heboh.
"Lo bisa gak anjing ngomongnya santai kek." Kata Hyunjin.
"Jadi bener? Lo suka sama seoyeon? Sejak kapan? Waaaahh kalau gini sih udah jelas bentar lagi kita bakal punya masalah sama idol idol itu. Secara Seoyeon sahabat Jaemin dari kecil, udah pasti.... Waw jadi tadi juga Lo sengaja cegat kaki Jaemin karena Lo cemburu Seoyeon bareng-bareng terus?" Kata Felix semakin heboh. Seperti baru menemukan potongan-potongan puzzle yang tepat.
"Hahahaha berisik anjing, Lo heboh banget sih kek emak emak" kata Lee Know yang sudah tau maksud dari insiden kantin itu yang alasannya semakin di perjelas oleh Felix.
"Awas aja Lo kalau mulut Lo ember. Gua jahit langsung" kata Hyunjin.
"Lah kenapa? Kenapa Lo gak nyatain aja langsung. Gue yakin Seoyeon juga mau." Kata Felix dan Hyunjin hanya berdecih.
"Ya gak semudah itu bangsul. Seoyeon bukan tipe tipe cewek yang langsung mau gitu aja. Apalagi latar belakangnya dia kan siswi pinter, berkarakter. Gak mungkin lah sembarangan pacaran gitu aja. Dia juga punya kakak cowok yang dokter, dari situ juga udah ketebak gimana dia di perlakuin di keluarganya. Dalam arti dia udah pasti di jaga baik-baik. Oke Hyunjin tampan, Kaya juga. Tapi dia berandalan. Siapa yang mau anak atau Adek kesayangannya pacaran sama berandalan. Di tambah Seoyeon juga udah pasti tau Saerom suka Hyunjin" Kata Lee Know panjang lebar "Aduh Anjing kenapa gue sampe cape gini sih, jelasin hal ginian" Keluh Lee Know selanjutnya.
"Intinya dia bukan l***e lah anjing" sambung Hyunjin.
"Iya juga sih. Tapi apa salahnya Lo nyoba dulu gitu. Tapi agak berat juga si yah, di tambah Seoyeon juga udah punya Jaemin kan. Waaaaahhh makin sulit sih." Kata Felix lagi.
"Kenapa malah ke si Jaemin. Dia kan cuma sahabatnya" kata Hyunjin.
"Astagaaaaa Lo tingkah aja yah yang berandalan, tapi naif banget soal ginian. Bro, Lo percaya mereka berdua cuma punya perasaan sebagai sahabat aja? Bro, cewek sama cowok tuh gak bisa sahabatan. Kalaupun ada, udah pasti salah satunya ada yang terluka. Dan gue rasa poin itu gak ada di mereka berdua. Mereka punya perasaan yang sama. Gue yakin itu, dan gue kira Lo sadar juga, makanya tadi Lo sampe cegat kaki si Jaemin gitu. Padahal Lo kan gak punya masalah sama dia." Kata Felix. Lee Know tersenyum diam-diam setuju.
"Banyak bacot Lo ah. Lagian tadi gue cuma iseng cegat si Jaemin." Kata Hyunjin.
"Masaaaaaaaa. Awalnya gue kira juga Lo cuma iseng tadi. Tapi setelah ini gue yakin Lo itu lagi cemburu. Dan saran gue yah, sebelum mereka bener-bener fiks pacaran, Lo mending nyatain duluan dah sama Seoyeon. Gimana nanti aja di tolak atau enggak, seenggaknya kan Seoyeon udah tahu Lo suka sama dia. Jadi kalau nanti dia gak jadi sama Jaemin, dia pasti deket sama Lo. Ya walaupun mungkin di jadiin pelampiasan dulu gitu. Secara si Jaemin idol, dia gak mungkin pacaran sama siapapun buat sekarang. Soalnya itu pasti malah jadi skandal dan bener-bener gak baik buat karirnya. Makanya Lo salip duluan sekarang. Gimana? Bagus kan sarannya." kata Felix dan Lee Know mengangguk-anggukan kepalanya pelan sambil sesekali menyesap rokoknya.
"Berisik Lo, ngatur-ngatur gue lagi" kata Hyunjin ketus karena kata-kata Felix dari awal sudah membuat dia gelisah dan mau tidak mau membenarkan segala ucapannya, namun untuk bertindak seperti apa yang di lihat Felix, Hyunjin tidak bisa. Ada beberapa hal yang sudah dia layani untuk mendapatkan Seoyeon karena dimatanya Seoyeon wanita wanita sempurna dan caranya pun harus dia dapatkan dengan cara yang sempurna.
"Eeeeeh di kasih saran juga" kata Felix lalu segera menyesap kembali rokoknya yang hampir semua menjadi abu, karena dia yang terus bicara.
Bagian ini segitu dulu yah guys kalau mood mungkin aja di tambahin lagi dikit hehehehe. tinggalkan jejak. Kasih tau kalau ada typo atau janggal.
Terima kasih