35

1318 Kata

Saat sampai di markas alias rumah regan, bagas segera membungkus kadonya. Sekalian aja numpang, minta kertas kado sama minta solasi. Jadi dia tidak mengeluarkan uang sepeserpun alias ngirit. “lo beliin kado buat adek lo novel gas?” tanya regan yang sedang melihat bagas sibuk membungkus kado. Bagas mengangguk, “iya, adek gue pengen nih novel dari lama.” “Tapi bukannya novel kalo udah dibaca sekali ga dibaca lagi ya? Lo ga takut buang-buang duit gas?” tanya regan. Bagas menggeleng, lalu memberikan penjelasan kepada regan. “lo jangan ngomong gitu sama orang yang suka sama novel gan, bisa bisa lo dikeplak. Lagian ya, orang-orang yang suka novel itu punya kepuasan tersendiri waktu bacanya. Setiap kali baca akan ada kesan tersendiri, jadi ya ga kaya kita kita yang sekali baca udah ga bakal d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN