BAB 29

963 Kata

Manda khawatir dengan Nadine akhir-akhir ini. Nadine sama sekali tak bernafsu untuk makan. Saat diajak ke kantin kantornya ia hanya memesan jus mangga. “Huegh..” Manda menatap Nadine yang mual. Nadine bangkit lalu menuju ke toilet terdekat. Manda mengikutinya dan memijit pelipisnya. “Mangkanya.. Makan. Lo sih gue kasih tau nggak mau.” “Bawel ah.” jawab Nadine sembari tersenyum kecil. Ia lalu berjalan kembali ke ruangannya ia ada meeting di luar habis ini dengan Daniel. Tapi baru berjalan beberpa langka. Nadine merasakan perutnya sakit. Manda panik. Terlebih ketika Nadine mulai jatuh pingsan. Nadine membuka matanya. Ia melihat Manda dan Daniel disana. “Ish.. Gue bilang juga apa. Udah tau ada magh masih aja nggak makan gara gara galau mikirin si sialan Arsen.” maki Manda. “Sorry Nda

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN