Extra Part 3

1219 Kata

"Anak-keturunan aku nanti jangan ada yang dijodoh-jodohin, deh, kalo bisa. Aku nggak mau kalau sampai kisahku keulang dan dirasain sama mereka. Amit-amit." Seruni mengetuk kepala tiga kali, lalu dia ketukkan ke meja tiga kali juga. Jagat sampai menoleh. "Tiba-tiba banget bilang gitu, kenapa?" "Lagi lihat film karma." Astaga. Langsung Jagat ambil remote, lalu matikan televisinya. "Lihat Mas aja." Seruni mengerling. Dia lalu berdiri, yang Jagat tahan. Tadi Jagat sedang fokus di laptop, kerja dari rumah. Hanya memang bukan di ruang kerja, melainkan di ruang tengah, ngintil istri. Habisnya, Seruni tidak mau diajak ke ruang kerja. Nanti berakhir indehoy katanya, sedang malas mandi junub. Ya sudah, Jagat mengalah. "Apa yang dilihat dari Mas Jagat?" "Ketampanan." Ewh. Tatapan Seruni sep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN