bc

Istri Jelekku Sukses Setelah Aku Sia-Siakan

book_age18+
20
IKUTI
1K
BACA
family
HE
drama
no-couple
assistant
widow/widower
selfish
like
intro-logo
Uraian

jangan lupa dukung carbung ini

chap-preview
Pratinjau gratis
bab 1
"Aisyaahhh.....," Aku berlari tergopoh-gopoh kala mendengar teriakan ibu mertua. "Ada apa bu,?" Tanya ku saat sampai di ruang tamu, terlihat seorang wanita cantik yang tengah duduk manis di dekat Mas David, aku menatap intens kearah wanita, karena sebelumnya aku belum pernah melihat wanita itu datang kesini, namun melihat wanita itu duduk begitu dekat dengan Mas David, Tiba-tiba perasaan ku merasa tak enak. "Ish, kamu itu kesambet apaan sih Mas, bisa mau menikahi wanita jelek ini, udah miskin sebatang kara lagi, kalau aku yang jadi kamu Mas, aku udah talak tiga dia," Cibir adik iparku, keluarga Mas David memang tak pernah suka padaku, karena aku hanyalah anak sebatang kara, yang di besarkan di panti asuhan ayah ibuku sudah lama meninggal sejak usiaku 10 tahun. Aku hanya menundukkan kepala kala mendengar perkataan Dian, mungkin untuk saat ini aku akan diam tapi aku akan membalas semua hinaan mereka suatu saat nanti, akan aku buktikan bahwa aku bisa sukses walaupun tanpa dukungan dari meraka. Hinaan meraka akan aku jadikan sebuah kekuatan agar aku bisa mencapai titik kesuksesan. "Cepet buatkan minuman untuk Zahra," Titah ibu mertua padaku. "Itu istri kamu Mas.?" Terdengar wanita yang bernama Zahra itu bertanya pada Mas David. "Iya tapi sebentar lagi akan jadi mantan." Aku yang mendengar jawaban Mas David pun menghentikan langkah lalu menatap nanar kearah Mas David. "Apa maksud ucapanmu Mas.?" Tanyaku pada Mas David yang menatap cuek kearahku, sejak kapan Mas David menjadi seperti ini. Padahal biasanya dia tak pernah berkata kasar bahkan Mas David yang biasanya selalu membelaku kala aku di rendahkan oleh adik dan kakaknya namun kali ini Mas David berbeda tatapan yang dulunya lembut dan penuh kasih sayang, kini hanya tatapan jijik yang Mas David layangkan padaku. "Kamu budek ya Sya, udah jelas-jelas David itu mau menceraikan kamu karena kamu itu cuman jadi benalu di rumah ini jadi sudah sepantasnya kamu itu pergi dari sini, lagian David sudah ada calonnya, Zahra ini yang akan menjadi istri David dia wanita berpendidikan bahkan dia juga lebih kaya dan lebih cantik dari kamu." Cetus mbak Salsa. "Apakah yang di katakan oleh Mbak Salsa benar Mas, kamu akan menceraikan aku.?" Aku memilih bertanya pada Mas David langsung, aku mengira Mas David berbeda dari lainnya, namun nyatanya Mas David malah terpengaruh oleh perkataan adik dan kakaknya yang selalu meminta Mas David untuk menceraikanku. Padahal mbak Salsa juga seorang wanita dan juga telah memiliki suami, tapi mbak Salsa masih saja ingin merusak rumah tanggaku. Entahlah aku tak paham apa salahku dan apa yang telah aku perbuat sehingga membuat mereka begitu tak suka padaku, padahal selama satu tahun ini aku telah berusaha menjadi yang terbaik untuk mereka, dan harapanku hanya satu mereka bisa menerimaku, setalah apa yang aku lakukan salama ini namun nyatanya semua itu hanyalah menjadi hayalan semata yang tak akan pernah menjadi kenyataan apalagi saat ini sudah ada wanita lain yang akan menggantikan posisiku. Jika nanti benar Mas David akan menceraikanku, maka aku akan berusaha untuk ikhlas menerimanya, mungkin dengan berpisah dari Mas David aku akan menemukan kebahagianku di luar sana, dan akan aku buat mereka semua menyesal karena telah menyia-nyiakan aku seperti ini. "Jawab Mas, apakah yang di katakan mbak Salsa itu benar.?" Aku mengulang perkataanku tadi karena Mas David hanya diam saja. "Jawab saja Mas, toh kamu kan udah janji mau nikahin aku." Wanita yang bernama Zahra itu juga ikut bicara. "Jangan pernah mengikuti perkataan orang lain Vid, kamu sebagai laki-laki harus bisa tegas, ingat ini rumah tanggamu, jangan hanya karena sebuah hasutan kamu rela membuat hati istri mu hancur dan rela melihat rumah tangga kalian berantakan, bapak hanya mengingatkan sebelum nantinya kamu menyesal." Bapak mertua angkat bicara, dan mengingatkan Mas David karena selama ini hanyalah beliau yang bisa menerimaku dengan baik. Dengan gerakan pelan bapak mertua bangkit lalu berjalan meninggalkan ruang tamu. "Apaan sih bapak, malah belain wanita gembel ini, apa sih istimewanya dia sehingga bapak selalu membelanya." Degus Dian dengan nada kesal sambil menatapku penuh kebencian, aku tak gentar melihat tatapan benci dari semua orang yang ada disini, karena bukan waktunya aku menujukan sisi lemah ku saat ini, cukupa satu tahun ini aku selalu mengalah dan hanya bisa menangis jika aku di rendahkan bahkan di caci maki sekalipun aku tetap diam, namun untuk saat ini aku tak akan tinggal diam lagi. Akan aku tunjukan jika aku bukan lagi Aisyah yang cengeng dan suka mengalah ketika di ejek. "Jika kamu ingin menceraikan aku Mas, maka jatuhkan talak tiga sekaligus aku tak ingin lagi menjadi istrimu, sudah cukup selama ini aku bersabar dan berdiam diri kala keluargamu menghina dan merendahkanku. Jatuhkan talak tiga untukku dan aku akan pergi dari rumah neraka ini." Ujarku dengan lantang, kali ini aku menantang Mas David aku rasa aku sudah tak bisa lagi mempertahankan rumah tangga ku ini, karena sekuat apapun aku bertahan dan berusaha jika Mas David tetap terpengaruh oleh keluarganya maka itu semua tak ada gunanya. "Heh, dia menantangmu Vid, sudah kabulkan saja permintaannya, tak usah banyak fikir lagi," ucap Ibu mertua yang terlihat sangat senang kala aku meminta Mas David untuk menjatuhkan talak untukku. "Jika kamu tak punya tempat tinggal kamu bisa menjadi babu di rumah ini Sya, tapi jangan berharap gaji karena kami tak akan pernah menggajimu, kami hanya kasihan saja kalau kamu pergi dari sini dan kamu akan menjadi gelandangan karena tak punya tempat tinggal hahahahah...," Mbak Salsa terbahak, diikuti oleh Dian, sedangkan Zahra menatapku dengan sorot mata penuh kemenangan. "Ayo Mas buruan jatuhkan talak untuk wanita miskin itu, aku udah gak sabar pengen liat dia nangis darah karena sudah di ceraikan oleh kamu Mas." "Tak usah ragu Mas, cepat jatuhkan talak untukku, dengan begitu aku akan pergi dari rumah ini dengan tenang tanpa harus terikat apapun lagi padamu dan keluargamu." "Pikirkan dulu Vid." Bapak mertua kembali muncul. "Udahlah pa gak usah melarang David biarkan saja dia menceraikan istrinya itu, toh kita akan segera memiliki menantu baru, yang gak malu-maluin kayak si Aisyah ini." Ibu Mertua malah mengomeli suaminya. "Tak apa Pak, mungkin ini sudah takdir Asiyah," "Aisyah ini wanita baik Vid, kamu seharusnya mempertankannya bukan malah membuangnya seperti ini, apakah kamu tak ingat dulu kamu menikahinya dengan cara baik-baik lalu kenapa kamu sekarang malah membuagnya seperti ini." "Udah pak, bapak mending gak usah ikut campur, kalau bapak gak pengen David cerai sama menantu kesayangan bapak itu, maka suruh dia kaya dulu baru bisa bertahan sama David." "Bu, istigfar bu, ingat anak kita juga seorang perempuan bagaimanaa kalau anak kita yang di perlakukan seperti ini apakah ibu akan terima." "Kok bapak malah ngomong gitu sih, bapak gedoain kita supaya kayak si Aisyah ini." Degus Dian dengan nada sedikit membentak karena merasa tak Terima dengan perkataan bapaknya.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.9K
bc

TERNODA

read
199.1K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
234.0K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.9K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
189.2K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
66.1K
bc

My Secret Little Wife

read
132.3K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook