Bab 53

1484 Kata

Apa Henry berhenti sampai di sana saja walau melihat Sheila yang menangis tersedu? Tentu saja tidak karena obat dari gigitannya adalah penyatuan yang harus dilakukan. Henry membuka bajunya, begitupula dengan dress yang dikenakan Sheila. Sheila memandanginya dengan tatapan benci karena masih ingin melakukan penyatuan di tengah situasi seperti ini. Tapi apa bedanya dengan malam-malam mereka yang sebelumnya? Bukahkah disetiap penyatuan mereka Sheila selalu menangis dan Henry  yang selalu mencoba untuk masa bodoh dengan hal itu. “Aku membencimu,” ucap Sheila.  “Kamu akan menyukai hal itu,” ucap Henry yang jelas tidak nyambung dengan ujaran benci Sheila. Jika ada penghargaan lelaki terbejat di dunia ini Sheila yakin bahwa Henry adalah pemenangnya. “Aku suka mulut tajammu,” lirih Henry se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN