Kamar yang ditempati He Hua dan Asmitha Kumari cukup luas. Ada dua ranjang, dua bantal, dua lemari di sisi kanan kamar dan satu buah meja di tengah ruangan, di atas meja seteko teh dan empat cangkir. "Aku kenapa tidak bisa mengeluarkan energi spiritual lagi?" tanya He Hua heran, dia ingin menyembuhkan bengkak di kakinya, tapi energi spiritualnya tidak muncul. "Apa Nona masih berada di praktisi energi spiritual tingkat dasar?" tanya Kangjian. Nona He menatap Kangjian yang menatapnya juga. "Iya, aku masih berada di tingkat dasar. Memangnya ada hubungannya ya?" tanyanya. Kangjian mengangguk. "Tentu saja ada hubungannya Nona. Karena Nona berada di tingkat spiritual dasar maka energi yang bisa Nona munculkan juga masih sedikit," jelasnya. He Hua mengangguk mengerti. "Ternyata begitu ya

