Tok tok tok He Hua mengetuk pintu kamar kedua asrama Academy Chao Xing perlahan. Pintu digeser dari dalam. Keranjang rotan kecil dibawa di tangan kirinya. "Hua'er?" Dugu Muxue melangkah keluar dari ruangannya. Mereka berdua duduk di gazebo Academy. Cahaya yang berasal dari lentera-lentera yang digantung di tiang-tiang gazebo menerangi. "Ada masalah apa?" tanya Dugu Muxue, nada bicaranya lembut. He Hua meletakkan keranjang kecil rotan di atas meja. Tuan Muda keluarga Dugu membuka keranjang dan mengambil setangkai bunga dandelion. Wajahnya terlihat senang. "Hua'er memberikan bunga dandelion untukku?" Dugu Muxue menatap wajah cantik He Hua yang diterangi cahaya lentera. "Sebagai ucapan terima kasih karena telah mengajariku bermain bola voli, selama ini aku tidak bisa bermain bola vo

