Diona Pov Aku baru saja pulang dari Polres setelah menjalani pemeriksaan dan tentu saja penarikan berkas pengajuan nikahku. Bukan sesuatu yang mudah mengambil berkas pengajuan dan berhadapan dengan rekan-rekan Wilman. "Kamu pulang sama siapa?" tanya Mama saat aku baru saja masuk ke dalam rumah. "Diantar rekannya Hendra Ma," "Lho Hendranya ke mana?" "Masih ada beberapa pekerjaan. Diona masuk dulu ya Ma," Ya, Hendra tak dapat mengantarku pulang walau aku sangat ingin sekali diantar olehnya. Tapi bagaimana pun aku harus mencoba mengertinya dengan semua kesibukannya. Sebelumnya ketika aku berpacaran dengan Wilman, tak pernah dia sesibuk Hendra. Tapi aku juga memahami karena Wilman adalah polantas, sedang Hendra adalah reskrim. Kurebahkan badanku di atas tempat tidurku yang nya

