Diona Pov Aku menjalankan mobil Hendra dengan kecepatan sedang. Sebenarnya aku tak boleh mengendarai mobil karena aku tak memiliki SIM A. Sedikit aneh memang, bagaimana mantan tunangan seorang Polisi lalu lintas tak memiliki SIM A sedang aku dapat mengendarai mobil. Semua karena orang tuaku yang memang tidak mengizinkanku untuk mengendarai mobil karena aku memiliki kebiasaan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Sesekali aku menatap Hendra yang duduk di sampingku. Matanya terpejam sepertinya dia tidak tidur semalaman. Walau begitu, aku dapat melihat bahwa dia sedikit meringis kesakitan. Itu sesuatu yang wajar mengingat tangannya terluka walau aku tak tahu separah apa luka yang di deritanya. Perlahan aku mengarahkan mobil Hendra ke sebuah rumah sakit swasta terbaik yang a

