Bab 7

1039 Kata

Aku berkemas kembali bersiap untuk melakukan perjalanan. Mama hanya menatapku dari pintu kamar dengan wajah cemberut. Jangan tanya kenapa mama cemberut seperti itu, mama tak suka jika aku harus pergi-pergi lagi seperti ini, apalagi aku baru pulih dan tempatku pergi adalah kota sebelah, kot dimana aku bertemu kembali dengan Evi dan Maura. Mama sudah berulang kali memintaku untuk membatalkan observasiku di sana, tapi aku selalu menolaknya. Aku merasa tak enak jika aku harus membatalkan apa yang telah aku mulai. Dan, ya aku sekalian menengok Hendra yang masih terbaring di rumah sakit walau kondisinya sudah lebih membaik dari kemarin-kemarin. "Di, tak bisa kah kamu mencari tempat observasi di sini saja?" lagi, mama mencoba bernegosiasi dengan keputusanku. "Gak bisa, Ma, waktunya s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN