Bab 8

986 Kata

Akhirnya aku sampai juga di kota sebelah, kota di mana terdapat sebuah kenangan pilu yang menyayat hati menggores jiwa. Di kota ini aku bertemu kembali dengan dua sosok temanku yang telah pergi untuk selamanya. Dan di tempat ini pula aku berhasil menebus kesalahan yang pernah aku lakukan. "Di," kata Ethan membuyarkan semua lamunanku. "Ah iya Than," "Kamu mau kuantar cari hotel?" "Gak usah, aku harus ke rumah sakit jenguk teman," "Ya sudah aku kembali dulu, kamu gak apa-apa pergi sendiri?" "Gak apa-apa, ada Hanry," Setelah berpamitan padaku, Ethan pun pergi meninggalkanku seorang diri. Jangan tanya dia kemana karena aku tak tahu dia pergi kemana, mungkin kembali ke kawanannya atau kembali jalan-jalan seperti biasanya. Kulangkahkan kakiku menuju pangkalan ojek yang ada di dek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN