Daniel X Santi

1505 Kata

Tawaran menjadi model terus berdatangan sejak gue ikut ajang fashion week.Satu per satu pesan harus gue balas belum lagi telepon yang mendesak gue agar bergabung dengan agensi mereka. Semua gue tolak dengan alasan yang sama. Kak Stefan yang tahu pun sedikit jengkel. Siapa yang tidak tergiur dengan uang jutaan. Gue malah menolaknya. “Lo orang teraneh yang gue temui. Meski lo adalah adik gue.” Kak Stefan berkacak pinggang berdiri di depan gue yang sedang membaca novel. Romansa dalam novel sama sekali nggak berpengaruh sama gue. Yang ada gue semakin iri sama kisahnya. “Gue memang orang paling aneh. Terus kenapa?” Kak Stefan duduk di samping gue. Diambilnya novel yang gue baca lalu menutupnya. Sialnya, gue lupa memberi tanda halaman yang baru saja gue baca. “Dengar Kanaya adik kakak y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN