Happy Ending

1591 Kata

 “Lo nggak mau bertemu Santi dulu? Gue bisa antar lo ke rumahnya kalau lo mau.” Max menggeleng. Pelayan menyuguhi pesanan kami. Max meniup sebentar kopinya lalu menyeruput dengan nikmat. “Tidak. Saya tidak mau mengganggu waktunya. Lagi pula saya tidak punya banyak waktu lagi. Saya harus kembali malam ini,” ujar Max. “Kalau begitu gue dengan senang hati membawa lo jalan-jalan. Gratis, jadi lo nggak perlu bayar jasa guide.” “Nggak perlu. Saya bisa jalan-jalan sendiri.” Gue menggeleng. “Jalan sendiri itu kadang nggak seru. Gue akan membuat satu hari lo berkesan.” Max mengangkat bahunya pertanda kalau dia tidak peduli dengan apa yang gue katakan. Setelah pergi dari coffee shop, gue membawa Max ke pusat perbelanjaan. Di sana gue dan Max memainkan beberapa permainan. Max yang awalnya cue

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN