Santi

1356 Kata

Angka pada jam digital pada ponsel gue menunjukkan pukul 22.34 seketika gue teringat pada Santi. Gue mau lihat keadaan Santi sebelum tidur, tapi masalahnya gue nggak tahu dia dirawat di ruangan apa. “Permisi Sus, mau tanya pasien dengan nama Santi Kartika Putri dirawat di kamar berapa, ya?” Gue berdiri di depan receptionis dekat UGD sambil mendorong tiang infus. Kepala gue ditembel perban kayak di film-film. Tangan gue ternyata ada lecet, tapi nggak sakit. Hanya saja badan gue remuk seperti habis lari 4 kali 100 meter. “Ada di ruang VIP cempaka no 12. Ada di lantai 3,” ujar wanita berseragam serba putih itu. “Terima kasih suster.” Gue kembali mendorong tiang infus ke dalam lift. Lantai tiga berada satu tingkat di atas tempat gue. Tidak terlalu sulit menemukan kamar inap Santi. Set

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN