Mantan Terakhir

1630 Kata

 Setelah berbincang cukup menyenangkan ditambah sikap dan sifat Yusuf yang polos membuat gue dan Santi terhibur. Kadang lucu juga kalau gue dan Santi nggak sengaja nyentuh dia dan Yusuf langsung istighfar. Kami lalu pamit pulang setelah hari beranjak sore. “Si Yusuf orangnya baik, ya, kenapa lo nggak bertahan sama dia?” “Yang ada Yusuf cepat masuk surga kalau sama gue,” jawab Santi. “Kenapa bisa begitu?” “Kerjaannya berdoa terus, kalau gue pergi pakai rok mini dia pasti langsung berdoa biar gue tobat. Belum lagi kalau gue pergi sama teman-teman cowok dan pemotretan pakai baju mini. Makin khusyuk doanya si Yusuf.” “Ck, lo dikasih cowok alim malah disia-siakan. Mantan lo nggak ada yang benar satu pun. Jujur saja cowok kayak Yusuf itu idola, tapi emang sih agak kaku kalau pacaran.” S

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN