Part 70

1517 Kata

POV Puspita Jantungku mengentak kuat saat Mama mendekat lalu membuka lemari gantung itu perlahan. "Ma." Suara Mas Rasya. Mama mundur selangkah. Mas Rasya segera keluar dari lemari gantung, melangkah pelan ke arah Mama yang terus bergerak menjauh. "Ma, biarkan aku membawa Puspita. Aku akan transfer uangnya sebentar lagi." Mama hanya terdiam dengan tatapan tajam ke arahku. Terlihat sekali bahwa Mama sangat kesal karena anaknya ini telah membohonginya. "Mama kan sudah bilang padamu Ras agar kamu sabar. Ini tidak akan lama, kok!" Nada Mama begitu ketus. Tatapannya pada Mas Rasya tak bersahabat sama sekali. Sementara padaku, Mama hanya menghela napas dalam dengan sorot begitu kecewa. "Lebih baik, kamu keluar dari kamar ini sekarang juga!" Tangan Mama menunjuk ke arah pintu yang sedikit me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN