Part 54

1628 Kata

POV Rasya Kukecup Puspita yang terlelap pulas dalam pelukanku, satu tanganku menyusuri pipinya sementara satunya lagi menempel di perutnya, bergerak turun naik dengan lembut. Aku tersenyum sendiri saat merasakan tendangan samar di perutnya. Puspita menggeliat, membuka matanya sedikit. "Kalau dia cewek, mau diberi nama siapa, Mas? Kalau cowok, siapa nama yang bagus untuknya?" tatapnya dengan mata sangat mengantuk. Tangannya bergerak mengusap-usap mata. "Kamu inginnya dia diberi nama siapa?" tanyaku balik, kutempelkan telinga ke perutnya, rasa menyenangkan merayapi d**a saat merasakan tendangan di pipiku. Puspita mengusap rambutku. Aku mendongak menatapnya. "Beri nama siapa, yaa? Bingung. Memberi nama anak kan gak boleh asal-asalan, karena sebuah nama itu terselip doa." Kuusap perutnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN