Part 61

1717 Kata

POV Rasya Aku terus memperhatikannya yang melangkah cepat meninggalkan taman. Yang seharusnya marah aku bukannya dia. Dia dengan tergesa-gesa menemui Rizal tanpa membicarakannya dulu padaku. Pamit pergi pun tidak. Mungkin memang maksudnya baik, tapi aku tidak menyukai caranya. Dengan alasan apa pun, aku tidak suka dia terlibat ikut membantu keuangan keluarga kami. Masalah uang itu tanggung jawab suami bukannya istri. Selalu begitu Bapak menekankan. Bahkan ketika dulu jatuh bankrut, Bapak juga menolak bantuan Ibu padahal saat itu ibu memiliki tabungan lebih. Masih dengan perasaan kesal karena perbuatannya tadi yang menyiramku dengan air, aku membersihkan diri di kamar mandi. Duduk termenung di bawah shower yang tak henti menyirami tubuh dengan air hangat, sedikit membuatku rileks, tapi ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN