DUA PULUH SATU

1004 Kata

     ZULFAN   Gue udah bener-bener kehilangan ayang Lae...karena sampe saat ini gue belum menemukannya. Dia hilang bagai di telan bumi dan tidak dapat gue temukan.dan ini hari ke tiga gue datang kesekolahnya.mencari teman dekatnya yang selalu ada dengannya. Kalau tidak salah Namanya Naya. Gue sangat berharap dari dia gue bisa mendapatkan apa yang gue inginkan. "Permisi...apa saya bisa bicara sebentar?" Kata gue ke teman Lae, Naya kalo ga salah inilah teman dekat Lae. Biasanya yang namanya teman dekat, selalu tahu kemana pergi temannya iyakan. Gue lihat dia tertegun dan tak lama dia tersenyum sambil mengangguk meng iyakan. Aaah...untungnya, dia mau bertemu dan mau pula di ajak bicara. Gue membawa dia ke kedai kopi yang tak jauh dari sekolah.karena dia tak mau kalo gue bawa jauh dari s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN