Penyatuan ( 21+ )

1032 Kata

Hasna masih memegang d**a ketika mendengar suara ketukan di pintu rumahnya. Hanun yang dia gendong sampai terkejut, sehingga memeluk sang mama dengan erat, sementara Hasna langsung mengintip ke jendela untuk melihat siapa yang datang. "Pak Arga? Kenapa dia ke sini lagi." Hasna bergumam seraya menatap putrinya. "Papa?" Hanun berucap seolah mengerti apa yang dikatakan ibunya. "Iya, Papa ke sini lagi." "Hasna, aku mohon cepat buka, Hasna!" Arga yang berada di luar menggedor pintu itu membuat Hasna akhirnya membukanya. Arga menyerobot masuk dan menutup pintu itu dengan cepat. Sesekali dia mengintip ke luar, dan setelah memastikan kalau ajudan Aida tidak memasuki kawasan kontrakan dan kosan Lilis, Arga dapat bernapas lega. Hasna terheran-heran melihat Arga yang kembali dengan tergesa. Nap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN