22. Meja Operasi

1542 Kata

Suara nyaring decitan brangkar yang bertabrakan dengan keramik memecah lorong panjang rumah sakit menuju ruang operasi seakan menyita seluruh dunia Nidya, jantung Nidya tak bisa lagi bekerja dengan normal, hanya satu pintanya, keselamatan untuk Bagas, tampak para tim dokter dengan atribut lengkap sudah bersiap di samping meja operasi saat perawat masuk membawa Bagas, ruang operasi tertutup berlahan dan bergantilah lampu merah yang mengedip-ngedip tanda tindakan operasi sedang berlangsung, tangis Marni dan Hasna tak juga berhenti dalam pelukan Abimana, Nidya bersimpuh di depan ruang operasi dengan tangis tanpa suara, hatinya tak berhenti berdoa untuk keselamatan Bagas. "Nak sudahlah lebih baik kita banyak berdoa untuk keselamatan Bagas," ucap Abimana sambil memegang bahu Nidya, menuntunny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN