19. Pusaran Masa Lalu

1404 Kata

"Iya cucuku," ucap Abimana menyakinkan dua perempuan di hadapan yang terlihat terkejut. "Mama!" panggil Rizky sambil berlari menghampiri Nidya lalu meraih tangan Nidya dan Abimana bergantian dan menciumnya. "Anak pinter, Opa bawain mainan banyak, Rizky pasti suka." Abimana meraih tubuh Rizky lalu menggendongnya, ia ciumi kening Rizky sambil menunjukkan mainan itu, seketika Rizky memberontak meminta turun dan menghampiri mainan yang begitu banyak dengan mata berbinar. "Makasih Opa," ucap Rizky sambil memegang kotak mainan bergambar transformer. Abimana membelai rambut Rizky lembut dengan mata nanar, ia berjanji dalam hati akan mempersatukan kedua orang tua balita itu. "Loh apa-apaan ini! Kok banyak belanjaan, siapa yang berbelanja sebanyak ini?" Tanya Herman yang sedang berjalan dar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN