Tatapan mata itu begitu tajam, ada kemarahan dan juga rasa tak percaya bahwa gadis lemah lembut itu kini menjadi gadis dengan kata-kata kasar, maksudnya sekasar ini sampai main tangan, dia hampir bermain fisik. Dulu tak seperti ini, dulu dia gadis baik. Bima menarik Siena kebelakang punggungnya, seolah melindungi. Bagi Bima Siena adalah gadis lemah yang membuat Bima secara naluriah ingin melindunginya. Sebagai sifat naluriah seorang pria kepada wanita. "Kenapa ganggu Siena?"Bima menatap remeh pada Ruli, dan gadis itu malah membalas tatapan Bima tak kalah sengit"merasa Siena saingan terberat lo,iya!" Bima melirik pada Siena yang setia bersembunyi di balik punggungnya"asal lo tau ya Rul, Shaka cuma lagi mencoba sama lo, dan pada akhirnya dia bakal tau mana yang lebih pantas sama dia"

